Adab dan Larangan di Dalam Masjid Menurut Hadits

Rate this post

Larangan di dalam Masjid – Masjid adalah tempat suci untuk ibadah. Oleh karenanya, mereka yang sedang berada di dalamnya harus menjaga adab atau perilakunya. Ada beberapa hal yang boleh dilakukan di masjid selain ibadah. Namun, ada pula hal-hal yang dilarang dilakukan di masjid. Apa saja adab dan larangan di dalam masjid?

Selama ini, beberapa muslim menganggap bahwa tindakan tertentu dilarang di masjid, padahal tindakan ini sebenarnya boleh dilakukan. Maka, sebagai seorang muslim, Anda tentu harus mengetahui adab di dalam masjid dan larangan di masjid menurut hadits.

Adab di Dalam Masjid Menurut Hadits

Adab dan larangan di dalam masjid

Adab seorang muslim ketika berada di masjid telah diatur dalam banyak hadits. Berikut ini beberapa anjuran perilaku di dalam masjid.

  1. Masuk masjid dengan mendahulukan kaki kanan dan keluar dengan mendahulukan kaki kiri.

    Hal ini berdasarkan riwayat dari Anas bin Malik radhiyallahu ‘anhu, beliau mengatakan,
    مِنَ السُّنَّةِ إِذَا دَخَلْتَ الْمَسْجِدَ أَنْ تَبْدَأَ بِرِجْلِكَ الْيُمْنَى، وَإِذَا خَرَجْتَ أَنْ تَبْدَأَ بِرِجْلِكَ الْيُسْرَى

    Artinya : “Termasuk dari sunnah (rasulullah), yaitu ketika masuk masjid dengan mendahulukan kaki kanan. Dan jika keluar (dari masjid) dengan mendahulukan kaki kiri.” (HR. Al-Hakim, 1: 218. Beliau berkata, “Shahih sesuai syarat Muslim”)

  2. Saat memasuki masjid, jemaah hendaknya membaca sholawat dan doa masuk masjid.
    ( Berikut doanya :

    بِسْمِ اللَّهِ وَالسَّلاَمُ عَلَى رَسُولِ اللَّهِ اللَّهُمَّ اغْفِرْ لِى ذُنُوبِى وَافْتَحْ لِى أَبْوَابَ رَحْمَتِكَ

    Artinya: Dengan menyebut nama Allah dan salam kepada Rasulullah. Ya Allah, tolong ampunilah dosa-dosaku dan bukakanlah kepadaku pintu rahmat-Mu).” (HR. Ibnu Majah, no. 771 dan Tirmidzi, no. 314)

  3. Saat keluar masjid, jemaah hendaknya membaca sholawat dan doa keluar masjid.
    (Berikut doanya :
    بِسْمِ اللَّهِ وَالسَّلاَمُ عَلَى رَسُولِ اللَّهِ اللَّهُمَّ اغْفِرْ لِى ذُنُوبِى وَافْتَحْ لِى أَبْوَابَ فَضْلِكَ
    Artinya: Dengan menyebut nama Allah dan salam kepada Rasulullah. Ya Allah, tolong ampunilah dosa-dosaku dan tolong bukakanlah padaku pintu karunia-Mu).”(HR. Ibnu Majah, no. 771 dan Tirmidzi, no. 314)
  4. Rasulullah SAW mengajarkan umatnya untuk melakukan salat takhiyatul masjid sebanyak dua rakaat sesaat setelah masuk masjid.
    Rasulullah SAW bersabda:

     إِذَا دَخَلَ أَحَدُكُمُ الْمَسْجِدَ فَلْيَرْكَعْ رَكْعَتَيْنِ قَبْلَ أَنْ يَجْلِسَ – رواه البخاري

    Artinye “Apabila seseorang di antara kalian masuk masjid, maka hendaklah dia melakukan shalat dua raka’at sebelum dia duduk” (HR. Bukhari).

  5. Jamaah hendaknya menjaga ketenangan dan hanya mengobrol tentang hal-hal bermanfaat atau mengandung ilmu selama di dalam masjid.
  6. Jemaah sebaiknya mengenakan pakaian bersih saat ke masjid dan tidak mengganggu kekhusyukan jemaah lainnya dengan bau bawang atau bau menyengat lainnya. Sehingga, mereka yang kebetulan memiliki bau ini sebaiknya gosok gigi dan mandi sebelum ke masjid.

Selain anjuran adab di atas, beberapa hadits memperbolehkan jemaah untuk melakukan perilaku atau aktivitas tertentu di dalam masjid. Di bawah ini perilaku yang boleh dilakukan saat berada di dalam masjid.

  • Jemaah boleh makan dan minum di masjid.
  • Jemaah diperbolehkan tidur-tiduran di masjid.
  • Jemaah boleh menjulurkan kaki ke arah kiblat.

Larangan di Dalam Masjid Menurut Hadits

Mengingat masjid adalah tempat ibadah, maka jamaah harus memperhatikan larangan ketika berada di dalam masjid. Berikut ini larangan di dalam masjid menurut hadits.

1. Melakukan Kegiatan Jual Beli

Rasulullah SAW melarang umatnya melakukan kegiatan jual beli di masjid. Hal ini karena karena kegiatan jual beli sarat dengan hal-hal duniawi dan tidak pantas dilakukan di baitullah.

Dalam sebuah hadits bahkan disebutkan bahwa beliau meminta para sahabat untuk mendoakan mereka yang jual beli di masjid dengan doa: “Semoga Allah tidak memberi keuntungan atas perdaganganmu.”

Hadits dari Abu Hurairah 
أَنَّ رَسُولَ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: «إذَا رَأَيْتُمْ مَنْ يَبِيعُ، أَو يَبْتَاعُ فِي المَسْجِدِ، فَقُولُوا: لاَ أَرْبَحَ اللهُ تِجَارَتَكَ». رَوَاهُ النَّسَائِيُّ، والتِّرْمِذِيُّ وَحَسَّنَ

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam telah bersabda, “Jika kalian melihat seseorang yang berjual beli di dalam masjid, maka katakanlah kepadanya, ‘Semoga Allah tidak memberikan keuntungan pada perdaganganmu.’” (HR. An-Nasai dan Tirmidzi. Tirmidzi menghasankannya).

2. Membuat Perkumpulan pada Hari Jumat

Hal lain yang dilarang di masjid adalah membuat perkumpulan (halaqah) di masjid pada hari Jumat sebelum salat Jumat. Halaqah pada saat tersebut dilarang karena dapat mempersempit masjid. Sehingga, jemaah yang datang ke masjid hendak salat Jumat akan terganggu.

Hadits larangan membuat halaqah sebelum shalat jumat :

أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ نَهَى عَنِ الشِّرَاءِ وَالْبَيْعِ فِي الْمَسْجِدِ، وَأَنْ تُنْشَدَ فِيهِ ضَالَّةٌ، وَأَنْ يُنْشَدَ فِيهِ شِعْرٌ، وَنَهَى عَنِ التَّحَلُّقِ قَبْلَ الصَّلَاةِ يَوْمَ الْجُمُعَةِ
Dari Amr bin Syu’aib dari Bapaknya dari Kakeknya.’ Bahwa Rasulullah Shollallahu’alaihi wassalam melarang dari jual beli di masjid, melantunkan di dalamnya kebatilan, melantunkan di dalamnya syair dan melarang dari berhallaqah sebelum sholat Jum’at.'” (HR. Abu Dawud no. 1079, At-Tirmidzi no. 322, an-Nasa’i no.714, Ibnu Majah no. 1133)

3. Mengumumkan Kehilangan Barang di Masjid

Masjid bukanlah tempat untuk mengumumkan atau mencari barang hilang. Oleh karena itu, Rasulullah SAW melarang umatnya untuk mengumumkan kehilangan barang di masjid.

Beliau juga meminta sahabat untuk mendoakan orang yang melakukannya dengan doa: “Semoga Allah tidak mengembalikan barang milikmu.” Jika Jemaah kehilangan barang di masjid, ia bisa membuat pengumuman tertulis dan menempelnya di papan pengumuman di luar masjid.

4. Berjalan di Depan Orang yang Sedang Salat

Larangan di dalam masjid selanjutnya adalah berjalan di depan orang yang sedang salat. Hal ini dilarang karena dapat mengganggu kekhusyukan mereka yang sedang salat.

5. Mengeraskan Suara

Mengeraskan suara dalam berbicara maupun dalam membaca Alquran saat salat juga dilarang. Alasan dilarangnya aktivitas ini karena dapat mengganggu jamaah lain yang sedang salat.

6. Keluar dari Masjid Setelah Adzan Dikumandangkan

Banyak hadits melarang umat Islam untuk keluar masjid setelah adzan dikumandangkan kecuali ada urusan yang sangat mendesak. Jika ia keluar masjid tanpa keperluan penting dan tidak berniat kembali untuk salat di masjid, maka perilakunya ini merupakan ciri-ciri sifat munafik.

7. Membicarakan Hal yang Buruk atau Bathil

Berbicara hal yang buruk atau tak berguna saat berada di masjid juga dilarang. Selain itu, beberapa hadits juga melarang pembacaan syair yang buruk di masjid. Larangan-larangan ini diberikan karena masjid adalah tempat ibadah dan sebaiknya hanya untuk salat, zikir, menimba ilmu, dll.

8. Tentang Larangan Masuk Masjid Ketika Haid Bagi Wanita

Mengenai larangan masuk masjid bagi wanita, ulama memiliki pendapat yang berbeda-beda. Beberapa ulama memperbolehkan wanita yang sedang haid untuk memasuki masjid untuk mengikuti pengajian atau hajat lain asal tidak mengotori masjid.

Adab dan larangan di dalam masjid menurut hadits

Perlu Karpet untuk Masjid? Beli di Utsman Karpet

Selain harus menjaga sikap saat berada di masjid, umat islam juga harus memakmurkan masjid dengan ibadah dan dengan memakmurkan bangunannya. Salah satu cara untuk memakmurkan bangunan masjid adalah dengan memasang karpet masjid.

Jika masjid Anda perlu karpet masjid berkualitas, Anda bisa menghubungi toko online karpet masjid di Jual Karpet Masjid . Toko karpet masjid ini merupakan toko khusus yang menjual karpet masjid.

1. Apa Saja Produk Karpet Masjid yang Dijual Utsman Karpet?

Toko online tersebut menjual tiga jenis karpet masjid.

  • Karpet Turki: Salah satu produk unggulan toko ini adalah karpet impor dari Turki. Karpet ini tersedia dalam 6 pilihan kualitas atau grade. Satu roll karpet ini memiliki panjang 6 m hingga 30 m dan ketebalan 13 mm sampai 18 mm.
  • Karpet Lokal: Toko ini juga menjual karpet masjid buatan Indonesia. Karpet lokal tersebut memiliki kualitas yang tak kalah baik. Tebal karpet ini berkisar antara 8 mm hingga 10 mm.
  • Karpet Kustom: Pembeli juga dapat memesan karpet kustom di toko ini, misalnya menambahkan lambang instansi pada karpet. Produk ini cocok untuk masjid dan mushola kantor, perusahaan, atau Lembaga pemerintahan.

2. Cara Pemesanan

Pemesanan bisa dilakukan melalui website toko di https://jualkarpetmasjid.co.id. Di website ini, pembeli akan menemukan tombol chat. Dengan mengklik tombol tersebut, pembeli akan terhubung dengan admin toko.

Dengan demikian, pembeli dapat melakukan pemesanan. Selain itu, mereka bisa melakukan konsultasi dengan admin mengenai ukuran masjid.

Pembeli juga dapat menjadwalkan survey masjid agar karpet yang mereka beli pas dengan ukuran masjid. Konsultasi dan survey ini tidak dipungut biaya. Setelah melakukan pemesanan, pembeli akan diminta membayar DP 50%.

Selanjutnya, toko akan mengirim pesanan. Selain itu, tim toko juga akan membantu pengobrasan dan pemasangan karpet secara gratis. Setelah selesai, pembeli dapat melakukan pelunasan.

3. Harga

Harga karpet masjid di toko online ini sangat bersaing. Selain itu, harga tersebut juga beragam mengingat Utsman Karpet menjual karpet masjid dalam grade, merk, dan ketebalan yang berbeda-beda. Harga karpet ini dijamin sesuai dengan kualitasnya.

4. Jangkauan Layanan

Toko karpet masjid ini melayani penjualan karpet ke seluruh Indonesia. Jadi, Anda yang berada di luar Jabodetabek atau luar Jawa tak perlu khawatir tidak bisa membeli karpet dari toko online tersebut.

Toko ini sendiri sudah berpengalaman mengirimkan pesanan karpet masjid ke berbagai pulau di Indonesia sejak tahun 2012. Sehingga, pesanan Anda dijamin sampai tujuan dalam keadaan tak kurang suatu apapun.

Adab dan larangan di dalam masjid harus diperhatikan oleh jemaah yang melaksanakan salat maupun menghadiri majelis ilmu di masjid. Larangan ini ditetapkan demi kekhusyukan dan kenyamanan jamaah dalam beribadah. Jika Anda mencari karpet masjid yang nyaman, silahkan hubungi Utsman Karpet.

2 komentar untuk “Adab dan Larangan di Dalam Masjid Menurut Hadits”

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top